Bertahun-tahun lalu aku kehilangan harta a.k.a. Dimaling, meninggalkan bekas trauma yang tahan lama di ingatan. Secara gw g pernah dimaling, sekali dimaling langsung menguras bekal rantau saya, laptop, mp4, sejumlah uang yang masih fresh dari Bekasi setelah pulang kampung. Waktu itu adalah tahun pertama saya kuliah, masih kecil. Gak perlu ditebak lagi setelah kehilangan apa yang saya lakukan, menangis.
Trauma yang saya idap gak parah-parah amat, detak jantung yang berdetak cepat karena shock itu berulang saat ada tanda-tanda tidak beres dari barang berharga saya, posisi yg tidak dikunci, lupa naro, dsb. Sekarang saya lebih waspada pada malam hari saat mau tidur, memikirkan apa yg belum aman, walaupun harus menunda tidur lebih lama. Terlebih jika sendirian di kos.
Mimpi buruk semalam saya kehilangan jutaan rupiah (yang saya tidak pernah miliki) di lemari kayu pondok tempat saya sekolah. Saya tahu pelakunya karena ia satu satunya bapak bapak di antara kami para siswi,tapi udah kabur duluan. Kata FBI,mereka cuma minta sampel bau dari sepatu saya biar bisa di-track sama anjing pelacak di sepanjang pantai amerika (nahloh, ya namanya juga mimpi).
Kenapa trauma ini belom pulih juga?apakah saya belom ikhlas? Ya Allah, insyaallah saya ikhlas...